RSS
Wecome to my Blog, enjoy reading :)

Jumat, 03 Oktober 2014

Case study of information system

1. Apa itu RFID ?
RFID adalah proses identifikasi seseorang atau objek dengan menggunakan frekuensi transmisi radio. RFID menggunakan frekuensi radio untuk membaca informasi dari sebuah divais yang bernama tag atau transponder (Transmitter + Responder). Tag RFID akan mengenali diri sendiri ketika mendeteksi sinyal dari divais yang disebut pembaca RFID (RFID Reader).

RFID adalah teknologi identifikasi yang fleksibel, mudah digunakan, dan sangat cocok untuk operasi otomatis. RFID mengkombinasikan keunggulan yang tidak tersedia pada teknologi identifikasi yang lain. RFID dapat disediakan dalam devais yang hanya dapat dibaca saja (Read Only) atau dapat dibaca dan ditulis (Read/Write), tidak memerlukan kontak langsung maupun jalur cahaya untuk dapat beroperasi, dapat berfungsi pada berbagai variasi kondisi lingkungan, dan menyediakan tingkat integritas data yang tinggi. Sebagai tambahan, karena teknologi ini sulit untuk dipalsukan, maka RFID dapat menyediakan tingkat keamanan yang tinggi.

Lalu apa itu RFID TAGS ?

Tag RFID adalah devais yang dibuat dari rangkaian elektronika dan antena yang terintegrasi di dalam rangkaian tersebut. Rangkaian elektronik dari tag RFID umumnya memiliki memori sehingga tag ini mempunyai kemampuan untuk menyimpan data. Memori pada tag secara dibagi menjadi sel-sel. Beberapa sel menyimpan data Read Only, misalnya serial number yang unik yang disimpan pada saat tag tersebut diproduksi. Sel lain pada RFID mungkin juga dapat ditulis dan dibaca secara berulang.

lalu kenapa saya bahas ini ?
saya akan membahas pengguaan RFID pada bidang bisnis simak ya kawan ^_^



RFID dapat dipergunakan untuk mempermudah dan mempercepat transaksi pada sebuah Retail Store, antara lain untuk :
  • Pada saat pelanggan selesai berbelanja dan akan membayar di kasir (check out), maka RFID Reader secara otomatis mendeteksi seluruh item (merchandise) yang akan dibeli oleh pelanggan, hal ini biasanya dilakukan dengan melakukan scanning satu per satu item oleh kasir. RFID Reader membaca RFID Chips yang melekat pada setiap item melalui frekuensi radio, kemudian secara virtual melakukan scanning terhadap seluruh item. Kemudian RFID Reader akan mengkomunikasikan dengan Server untuk men-generate penjualan pada register secara otomatis.


2. Akhir-akhir ini, cloud computing adalah topik yang selalu menjadi bahan pembicaraan di dunia Teknologi Informasi (TI).
Ketika kita membicarakan Cloud Computing, sebenarnya apakah kita membicarakan hal yang sama?
 
Banyak pihak memberikan definisi cloud computing dengan perbedaan di sana-sini.

Wikipedia mendefinisikan cloud computing sebagai “komputasi berbasis Internet, ketika banyak server digunakan bersama untuk menyediakan sumber daya, perangkat lunak dan data pada komputer atau perangkat lain pada saat dibutuhkan, sama seperti jaringan listrik”.

Gartner mendefinisikannya sebagai “sebuah cara komputasi ketika layanan berbasis TI yang mudah dikembangkan dan lentur disediakan sebagai sebuah layanan untuk pelanggan menggunakan teknologi Internet.”

Forester mendefinisikannya sebagai “standar kemampuan TI, seperti perangkat lunak, platform aplikasi, atau infrastruktur, yang disediakan menggunakan teknologi Internet dengan cara swalayan dan bayar-per-pemakaian.”

Lalu saya akan membahas cara kerja could computing.


Cara Kerja Sistem Cloud Computing
Sistem Cloud bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah – perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima di server aplikasi kemudian data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya.
Contohnya lewat penggunaan email seperti Yahoo ataupun Gmail. Data di beberapa server diintegrasikan secara global tanpa harus mendownload software untuk menggunakannya. Pengguna hanya memerlukan koneksi internet dan semua data dikelola langsung oleh Yahoo dan juga Google. Software dan juga memori atas data pengguna tidak berada di komputer tetapi terintegrasi secara langsung melalui sistem Cloud menggunakan komputer yang terhubung ke internet.

3.  ada sebuah kasus seperti ini :
jenis baru dari Teknologi Informasi dan Komunikasi akan sering mendorong perubahan yang benar-benar besar dan diperlukan dalam bagaimana bisnis atau pemerintah beroperasi. Untuk alasan ini profesional sistem informasi perlu tahu banyak tentang teknologi dan terus mengikuti tren baru, sementara manajer dan eksekutif harus bekerja keras untuk menjaga bisnis mereka di tepi terkemuka inovasi teknologi. Karyawan dan pekerja juga memiliki tanggung jawab untuk menerima teknologi dan bersedia beradaptasi dengan perubahan ini -. Dunia tidak berdiri diam '
Kritis menilai ide-ide dalam kutipan ini; apakah Anda setuju sepenuhnya, sepenuhnya tidak setuju, atau apakah Anda memiliki keberatan atau nuansa untuk menambahkan? Dalam menjawab pertanyaan ini menggunakan contoh-contoh modern dan relevan untuk menggambarkan poin Anda.


jawaban saya . bila di bilang perusahan butuh sekali computerisasi saya sangat setuju . di era information seperti ini perlu sekali adanya hal mendukung kinerja para pemilik perusahaan agar lebih efesion serta memudahkan perusahaan itu sendiri dalam mengelola data-data perusahaan.

ini sebenarnya kuis saya di bidang KSI . Terima kasih sudah membaca ^_^.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright 2009 Siti Chairunnisa Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Ezwpthemes