RSS
Wecome to my Blog, enjoy reading :)

Senin, 08 Desember 2014

Pengertian dari "Metode Scrum"


 hai-hai kali ini saya akan membahas tentang "Metode Scrum"
  di simak ya ^_^ ..... 


APA ITU SCRUM ??
Scrum adalah sebuah kerangka kerja untuk mengembangkan dan mengelola produk kompleks. Scrum dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan kompleks yang senantiasa berubah, dimana pada saat bersamaan menghasilkan produk dengan nilai setinggi mungkin secara kreatif dan produktif. Scrum telah digunakan untuk mengelola pengembangan produk kompleks semenjak awal tahun 1990-an. Scrum bukan menrupakan sebuah proses ataupun teknik untuk mengembangkan produk; daripada itu, ini adalah sebuah kerangka kerja dimana di dalamnya dapat dimasukkan beragam proses dan teknik.

SEDIKIT CUPLIKAN SEJARAH SCRUM 
 
        Pada tahun 1995, Sutherland dan Schwaber bersama-sama mempresentasikan sebuah makalah yang menjelaskan metodologi Scrum di Desain Obyek Bisnis dan Lokakarya Implementasi diselenggarakan sebagai bagian dari Berorientasi Objek Sistem Pemrograman,, Bahasa & Aplikasi '95 (OOPSLA '95) di Austin, Texas, pertama publik presentasi. Schwaber dan Sutherland berkolaborasi selama tahun berikutnya untuk menggabungkan tulisan-tulisan di atas, pengalaman mereka, dan industri praktek terbaik ke dalam apa yang sekarang dikenal sebagai Scrum.


karakteristik
  • -          ukuran tim yang kecil melancarkan komunikasi, mengurangi biaya, dan memberdayakan satu   sama lain
  • -          proses dapat beradaptasi terhadap perubahan teknis dan bisnis
  • -          proses menghasilkan beberapa software increment
  • -          pembangunan dan orang yang membangun dibagi dalam tim yang kecil
  • -          dokumentasi dan pengujian terus menerus dilakukan setelah software dibangun  
  • -          proses scrum mampu menyatakan bahwa produk selesai kapanpun diperlukan 
kekurangan dan kelebihan
1). Kelebihan
  • -          Keperluan berubah dengan cepat
  • -          Tim berukuran kecil sehingga melancarkan komunikasi, mengurangi biaya dan memberdayakan satu sama lain
  • -          Pekerjaan terbagi-bagi sehingga dapat diselesaikan dengan cepat
  • -          Dokumentasi dan pengujian terus menerus dilakukan setelah software dibangun
  • -          Proses Scrum mampu menyatakan bahwa produk selesai kapanpun diperlukan
2). Kekurangan
Developer harus selalu siap dengan perubahan karena perubahan akan selalu diterima.
 

Scrum sederhana namun sulit untuk dikuasai

Walaupun Scrum terlihat sangat sederhana namun sudah banyak organisasi di Indonesia yang belum berhasil dalam mengimplementasikannya dan belum mendapatkan hasil positif dari Scrum. Hal ini dikarenakan Scrum merupakan sebuah pola pikir dan kultur yang baru. Tidak banyak organisasi yang dapat menerima kesederhanaan Scrum. Untuk dapat memahami pola pikir dan kultur yang baru, organisasi yang bersangkutan harus memiliki pemikiran terbuka untuk menerima pengajaran yang baru. Organisasi yang telah sukses mengimplementasikan Scrum dan telah mendapatkan hasil positif dari implementasi Scrum adalah organisasi-organisasi yang berpikiran terbuka dan berani mengambil resiko untuk meninggalkan pola pikir dan kultur yang lama.
 
 
di ambil dari  >>> http://www.scrum.co.id/static/apa-itu-scrum 
dan untuk lebih lengkapnya klik disini  
 


0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright 2009 Siti Chairunnisa Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Ezwpthemes